RANCAEKEK, Teknojurnal.net — Sebanyak 185 siswa SDN Bojoloa 1, Kecamatan Rancaekek, mengikuti kegiatan Sapa Sekolah bertajuk “Aku Siaga, Aku Selamat!” yang memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sejak usia dini.
Kegiatan tersebut dirancang untuk mengenalkan kepada para siswa berbagai pengetahuan dasar tentang kebencanaan, sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri ketika menghadapi situasi darurat.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai pengenalan bencana serta langkah-langkah yang dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Edukasi disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami agar siswa mampu mengenali potensi risiko di lingkungan sekitar dan mengetahui tindakan yang tepat ketika terjadi keadaan darurat.

Tidak hanya mendapatkan materi, para siswa juga mengikuti simulasi pemadaman kebakaran. Dalam simulasi tersebut, siswa diperkenalkan pada penanganan awal kebakaran secara sederhana menggunakan handuk atau kain basah, serta mendapatkan pengenalan mengenai Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Simulasi dilaksanakan secara edukatif dengan pendampingan tim pelaksana. Para siswa diberikan pemahaman bahwa dalam menghadapi kebakaran, keselamatan diri tetap menjadi prioritas utama dan penanganan harus dilakukan sesuai kondisi serta kemampuan.
Melalui kegiatan “Aku Siaga, Aku Selamat!”, siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep kebencanaan secara teori, tetapi juga memiliki pengetahuan dasar mengenai langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Kegiatan Sapa Sekolah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya sadar bencana sejak dini, sehingga anak-anak memiliki kesiapsiagaan, tidak mudah panik, serta mampu mengambil tindakan yang tepat dan aman sesuai situasi yang dihadapi.
Editor : Apep sae












