SUMEDANG, Teknojurnal.net — Rangkaian kegiatan ITA JAMNAS dan Giat Terpadu yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 September 2026, di kawasan Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, berlangsung semarak dalam suasana kebersamaan dan kepedulian.
Di tengah padatnya aktivitas peserta selama kegiatan, tim relawan turut mengambil bagian dengan menghadirkan Pos Segar dan Pos Hangat sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan dan kebugaran peserta maupun panitia.

Layanan tersebut disediakan secara berkala selama rangkaian kegiatan berlangsung. Pos Segar menjadi tempat bagi peserta untuk mendapatkan minuman dan penyegar di sela aktivitas, sementara Pos Hangat hadir sebagai layanan pendukung ketika peserta membutuhkan minuman hangat setelah menjalani berbagai kegiatan lapangan.
Kehadiran kedua pos tersebut mendapat sambutan positif dari peserta. Selain menjadi tempat beristirahat sejenak, layanan relawan juga menjadi ruang interaksi yang mempererat suasana kekeluargaan selama kegiatan berlangsung.
Dari Pos Relawan, Tumbuh Kepedulian Kemanusiaan
Tidak berhenti pada pelayanan untuk peserta, momentum ITA JAMNAS dan Giat Terpadu juga dimanfaatkan tim relawan untuk mengajak seluruh pihak menumbuhkan kepedulian terhadap sesama melalui aksi penggalangan donasi kemanusiaan.

Aksi tersebut berlangsung sepanjang kegiatan dan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp718.000 atau tujuh ratus delapan belas ribu rupiah.
Dana yang terkumpul selanjutnya diarahkan untuk dua fokus kemanusiaan, yakni dukungan penanggulangan bencana alam di wilayah Indonesia serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Meski nominal yang terkumpul tidak besar, aksi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari langkah sederhana. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu mereka yang tengah menghadapi kesulitan.
Bagi para relawan, kegiatan di Kiarapayung bukan sekadar menjalankan tugas pelayanan selama sebuah agenda berlangsung. Lebih dari itu, keberadaan mereka menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai kemanusiaan di tengah kegiatan yang mempertemukan banyak orang.
Perpaduan antara pelayanan melalui Pos Segar dan Pos Hangat dengan aksi penggalangan donasi memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk—mulai dari memberikan minuman kepada peserta yang kelelahan hingga menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama.
Rangkaian kegiatan selama tiga hari itu pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali pentingnya solidaritas. Ketika kepedulian dilakukan secara bersama-sama, hal sederhana dapat menjadi energi positif yang memberi manfaat lebih luas.
Dari Kiarapayung, pesan kemanusiaan itu sederhana: bergerak bersama, saling menguatkan, dan membantu sesama tanpa menunggu memiliki lebih banyak. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir, tetapi terus tumbuh dan hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Editor : Apep sae












