Sosial

Ground Breaking Pembangunan Masjid An-Nur, Wujudkan Mimpi Warga Dayeuh Rantaya Lewat Program Masjid 99

17
×

Ground Breaking Pembangunan Masjid An-Nur, Wujudkan Mimpi Warga Dayeuh Rantaya Lewat Program Masjid 99

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bandung, Teknojurnal.net — Mimpi panjang warga Kampung Dayeuh Rantaya untuk memiliki masjid yang layak akhirnya mulai menemukan titik terang. Peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan Masjid An-Nur dilaksanakan pada Selasa, 25 Agustus 2026, di RT 01/RW 21, Kampung Dayeuh Rantaya, Desa Persiapan Mekarwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.



Pembangunan Masjid An-Nur merupakan salah satu bagian dari Program Masjid 99, sebuah program kolaborasi Masjid Nusantara (MN) dan Cinta Qur’an Foundation (CQF) bersama para donatur. Program tersebut hadir untuk membantu mewujudkan harapan masyarakat di berbagai wilayah yang membutuhkan sarana ibadah yang representatif.
Bagi warga Kampung Dayeuh Rantaya, pembangunan Masjid An-Nur bukan sekadar pembangunan fisik sebuah bangunan. Kehadiran masjid ini merupakan jawaban atas harapan yang telah lama mereka impikan.
Suasana penuh syukur dan kebahagiaan tampak dalam prosesi peletakan batu pertama. Warga bersama para tokoh masyarakat, pengurus masjid, pemerintah desa, serta perwakilan lembaga yang terlibat hadir menyaksikan dimulainya pembangunan tersebut.


Dalam sambutannya, perwakilan Masjid Nusantara, Iman Hadiman, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid An-Nur merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan tempat ibadah yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah mahdhah, tetapi juga diharapkan menjadi pusat kegiatan keislaman, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, serta ruang berkumpul dan mempererat ukhuwah masyarakat.
“Semoga pembangunan Masjid An-Nur ini berjalan lancar dan nantinya dapat memberikan manfaat yang luas bagi warga. Kami berharap masjid ini bukan hanya berdiri secara fisik, tetapi juga menjadi pusat tumbuhnya kegiatan keagamaan dan kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Iman Hadiman.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Persiapan Pamekaran, Ketua BPD, Ketua MUI, jajaran tokoh masyarakat, pengurus DKM, warga setempat, serta perwakilan Masjid Nusantara dan Cinta Qur’an Foundation.
Dalam kesempatan tersebut, pihak DKM Masjid An-Nur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Masjid Nusantara, Cinta Qur’an Foundation, serta para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan masjid yang selama ini menjadi harapan warga dapat mulai direalisasikan.
“Atas nama DKM dan seluruh warga, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Masjid Nusantara, Cinta Qur’an Foundation dan seluruh donatur. Apa yang selama ini menjadi mimpi warga, hari ini mulai diwujudkan,” ungkap perwakilan DKM.

Baca Juga  Komitmen KDS: Jamin Sosial 94 Pimpinan OKP & KNPI se-Kab Bandung


Hal senada disampaikan Kepala Desa Persiapan Pamekaran. Ia mengapresiasi hadirnya dukungan dari berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan Masjid An-Nur.
Menurutnya, pembangunan masjid tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat karena telah menjawab kebutuhan sekaligus harapan warga yang selama ini mendambakan memiliki tempat ibadah yang memadai.
“Ini adalah mimpi warga yang sudah lama dinantikan. Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyaksikan bersama dimulainya pembangunan Masjid An-Nur. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan mimpi masyarakat,” tuturnya.


Prosesi ground breaking tersebut menjadi penanda dimulainya ikhtiar panjang pembangunan Masjid An-Nur. Ke depan, masjid ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan masyarakat dan generasi Qur’ani di Kampung Dayeuh Rantaya.
Dengan dukungan masyarakat, lembaga, dan para donatur, pembangunan Masjid An-Nur diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai dan segera dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Dari sebuah mimpi, kini menjadi ikhtiar nyata. Dari sebuah batu pertama, diharapkan lahir pusat kebaikan yang terus mengalir manfaatnya bagi generasi demi generasi.

Liputan khusus : Apep sae