Kab.Bandung, Teknojurnal.net – Rumah Zakat melalui program BUMMas Rezeki Bagja Sadaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada Ibu Eulis Siti Hamidah peserta program Rumah Zakat yang berjualan cireng isi di Desa Cikalong, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Ibu Eulis merupakan seorang ibu tangguh yang telah lama ditinggalkan wafat oleh suaminya. Meski ada anaknya yang sudah memiliki penghasilan dari mengajar, beliau masih memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk biaya pendidikan anak yang masih menjadi tanggungannya. Setelah kepergian sang suami, kehidupan Ibu Eulis sempat dibantu oleh sanak saudara. Namun, kondisi ekonomi kerabat yang mengalami kebangkrutan membuat bantuan tersebut tidak lagi dapat diberikan.
Keadaan tersebut justru menjadi titik balik bagi Ibu Eulis untuk bangkit. Beliau menyadari bahwa tidak bisa selamanya bergantung kepada orang lain. Dengan tekad yang kuat, Ibu Eulis mulai merintis usaha berjualan cireng isi. Sedikit demi sedikit beliau membuat meja dagangan dan membeli berbagai perlengkapan usaha dengan kemampuan yang dimilikinya.
Saat ini, Ibu Eulis berjualan di depan Madrasah Ibtidaiyah dan PAUD di Desa Cikalong. Alhamdulillah, cireng isi buatannya selalu diminati dan laris dibeli oleh para siswa. Semangat dan kerja kerasnya menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berusaha.
Melalui program pemberdayaan ekonomi, Rumah Zakat tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga edukasi kewirausahaan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan. Bantuan tersebut menjadi motivasi dan penyemangat bagi Ibu Eulis untuk terus meningkatkan usahanya.
“Terima kasih saya ucapkan kepada Rumah Zakat atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk mengembangkan usaha dan memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkap Ibu Eulis dengan penuh syukur.
Ibu Eulis juga memiliki harapan mulia. Dari hasil usahanya, beliau ingin menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berinfak melalui Rumah Zakat serta menabung di BUMMas Rezeki Bagja Sadaya sebagai bentuk ikhtiar membangun kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Windi Astuti selaku Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desa Cikalong berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan menjadi jalan bagi berkembangnya usaha Ibu Eulis.
“Kami berharap bantuan modal usaha ini dapat menjadi penyemangat bagi Ibu Eulis untuk terus berkembang, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menjadi inspirasi bagi peserta program lainnya agar terus berjuang dan mandiri,” ujar Windi Astuti.
Liputan khusus : giat relawan/Windi A
Editor : Apep sae,












