Kab.Bandung, Teknojurnal.net – Teh Rika Mustika, atau yang akrab disapa Teh Ika, adalah sosok pelaku usaha di Desa Rancakasumba, Kabupaten Bandung, yang dikenal selalu semangat dalam berjualan. Dengan senyum ramah, ia melayani setiap pembeli tanpa pernah terlihat mengeluh.
Sebelum mendapatkan intervensi dari Rumah Zakat, penghasilan Teh Ika terbilang masih terbatas. Dalam satu bulan, ia hanya mampu meraih sekitar Rp2 jutaan, cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari namun belum banyak ruang untuk berkembang.

Dalam kesehariannya, di luar bulan Ramadhan, Teh Ika berjualan minuman sticky milk di depan sebuah sekolah dasar di Desa Rancakasumba. Sementara khusus di momen Ramadhan, ia memanfaatkan peluang dengan berjualan corndog dan sotang yang banyak diminati masyarakat, terutama di pasar takjil.
Sejak bergabung sebagai peserta program binaan Rumah Zakat, perlahan perubahan mulai terasa. Pendampingan dan dukungan yang diberikan menjadi bekal penting bagi Teh Ika untuk meningkatkan kualitas usaha dan strategi berjualan.

“Alhamdulillah, sekarang saya lebih semangat dan yakin. Yang penting terus usaha, jangan mengeluh, rezeki pasti mengikuti,” ungkap Teh Ika dengan penuh rasa syukur.
Hasilnya pun sangat luar biasa. Kini, usaha yang dijalankan Teh Ika mampu menghasilkan omzet hingga Rp11 jutaan per bulan. Bahkan, Teh Ika sendiri tidak menyangka bahwa penghasilannya di bulan ini bisa melampaui level muzakki, sesuatu yang dulu terasa begitu jauh untuk dicapai.
Kisah Teh Ika menjadi bukti bahwa kerja keras, sikap pantang mengeluh, dan kemampuan memanfaatkan momen dapat membuka pintu rezeki yang lebih luas. Dari Desa Rancakasumba, ia melangkah pasti menuju kemandirian ekonomi.
Liputan khusus: Giat relawan/Imas m
Editor : Apep sae,












