KABUPATEN BANDUNG, Teknojurnal.net – Roda nasib tidak ada yang tahu kapan akan berputar kencang, namun bagi Dandi Saeful Milah, kerja keras yang dibalut pendampingan tepat adalah kunci utamanya. Berawal dari lapak kecil di dekat Masjid As Salam, Desa Rancakasumba, kini “Dimsum Zam Zam” miliknya telah bertransformasi menjadi magnet kuliner yang membawa keuntungan fantastis di bulan suci Ramadhan.
Dahulu, Dandi hanyalah seorang pelaku UMKM lokal dengan omset yang terbilang pas-pasan, yakni sekitar Rp1.080.000. Keterbatasan modal dan akses pemasaran membuatnya sulit untuk berkembang lebih jauh dari lingkungan sekitar masjid. Namun, titik balik itu datang saat Rumah Zakat hadir melakukan intervensi melalui program pemberdayaan ekonomi.

Melalui bantuan modal usaha, pembinaan rutin, hingga pendampingan strategi berjualan, bisnis Dimsum Zam Zam mulai “naik kelas”. Tidak butuh waktu lama bagi Dandi untuk menduplikasi kesuksesannya. Kini, dari yang semula hanya satu lapak, Dandi telah berhasil mengelola 3 stand jualan yang tersebar di titik-titik strategis.
Hasilnya pun tidak main-main. Di bulan Ramadhan tahun ini, strategi ekspansi dan peningkatan kualitas produknya membuahkan hasil luar biasa dengan omset menembus angka Rp35.200.000. Sebuah lonjakan drastis yang membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat, UMKM desa mampu bersaing secara profesional.

“Dulu saya hanya berani bermimpi kecil di depan masjid. Namun, setelah didampingi dan didorong oleh Rumah Zakat, saya tersadar bahwa potensi usaha ini sangat besar. Modal memang penting, tapi ilmu dan bimbinganlah yang membuat saya bisa berdiri di tiga cabang hari ini. Alhamdulillah, omset Ramadhan ini adalah berkah yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” ujar Dandi Saeful Milah dengan penuh syukur.
Kisah Dandi menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara semangat pantang menyerah dari pelaku usaha dan dukungan program pemberdayaan yang terukur dapat menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Liputan khusus : Giat relawan/Imas m
Editor : Apep sae,












