Kab. Bandung, Teknojurnal.net – Fasilitator LAZ Rumah Zakat bersama Penyuluh KUA Kecamatan Solokanjeruk melaksanakan kegiatan pendampingan kepada Penerima Manfaat (PM) Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA pada Rabu, 06 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lokasi usaha milik Ibu Uun Aminah, pedagang aneka seblak dan cilok isi, yang berlokasi di Desa Rancakasumba RT 02 RW 02, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.

Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan motivasi usaha sekaligus memantau perkembangan usaha para PM, khususnya dalam menghadapi situasi libur sekolah yang berpotensi memengaruhi tingkat penjualan. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Ibu Uun Aminah menyampaikan bahwa libur sekolah cukup berpengaruh terhadap jumlah pembeli karena sebagian besar konsumennya adalah pelajar, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berusaha.

Sebagai bentuk adaptasi dan kreativitas, Ibu Uun kini mulai merambah pemasaran digital dengan memanfaatkan TikTok Shop dan melakukan Live TikTok untuk memperluas jangkauan penjualan. Melalui siaran langsung, Ibu Uun mempromosikan produk seblak dan cilok isi yang dibuatnya, sekaligus berinteraksi dengan pembeli secara langsung. “Sekarang saya coba jualan lewat TikTok, ikut live biar dagangan tetap laku meskipun lagi sepi di lapangan,” tutur Ibu Uun Aminah.
Pada kesempatan yang sama, pendampingan juga dilakukan kepada Pak Ipep Kusnandar, Penerima Manfaat lainnya yang menjalankan usaha tahu krispi dan aneka minuman olahan. Pendampingan difokuskan pada evaluasi usaha harian, pengaruh kondisi musiman terhadap penjualan, serta perencanaan sederhana untuk menjaga keberlangsungan usaha agar tetap stabil dan berkembang.

Fasilitator Rumah Zakat menyampaikan bahwa pendampingan rutin ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Zakat bersama Kementerian Agama melalui KUA dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat. “Pendampingan ini tidak hanya berbicara tentang usaha hari ini, tetapi juga menyiapkan pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan perubahan, termasuk pemanfaatan platform digital,” ujarnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong para PM PEU berbasis KUA menjadi pelaku usaha yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Liputan khusus : Giat Relawan/Imas m
Editor : J. Roy












