Rancakasumba, Teknojurnal.net – Keberhasilan lima UMKM binaan ini juga menunjukkan efektivitas model pendampingan intensif yang diterapkan oleh Rumah Zakat, mulai dari penguatan mental berusaha, manajemen keuangan sederhana, hingga inovasi produk. Selama proses enam bulan, para peserta tidak hanya dibimbing dalam aspek teknis usaha, tetapi juga diarahkan untuk membangun karakter entrepreneur yang tangguh dan berdaya saing 12 Desember 2025.
Program M2M (Mustahik to Muzakki) sendiri merupakan salah satu strategi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Rumah Zakat. Melalui pendekatan pendampingan terukur, peserta didorong untuk mencapai tingkat kemandirian yang memungkinkan mereka berkontribusi kembali kepada masyarakat sebagai muzakki. Keberhasilan lima peserta di Desa Rancakasumba ini menjadi bukti bahwa perubahan status mustahik bukan sekadar mimpi, melainkan tujuan yang dapat dicapai dengan proses pendampingan yang tepat.
Kepala Desa Rancakasumba yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan harapannya. Ia menilai bahwa kehadiran program pemberdayaan seperti ini sangat membantu memajukan ekonomi warga. “Kami melihat dampaknya nyata. Warga bukan hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga tumbuh rasa percaya dirinya. Kami berharap program seperti ini terus diperluas,” ujarnya.
Rumah Zakat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem pemberdayaan di tingkat desa. Setelah pencapaian M2M ini, pendampingan lanjutan akan diarahkan pada peningkatan kapasitas usaha, akses permodalan yang lebih luas, pelatihan pemasaran digital, hingga potensi kolaborasi antar-UMKM.
Dengan capaian membanggakan ini, Desa Rancakasumba kini memiliki lima role model baru bagi pelaku UMKM lainnya. Perjalanan dari mustahik menjadi muzakki membuktikan bahwa perubahan ekonomi yang berkelanjutan dapat lahir dari ketekunan, pendampingan yang tepat, serta sinergi antara masyarakat dan lembaga pemberdayaan.
Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk memulai langkah serupa dalam membangun kemandirian ekonomi warganya. Rumah Zakat pun mengajak lebih banyak pihak untuk berkolaborasi menghadirkan keberdayaan, agar semakin banyak pelaku usaha kecil bangkit dan ikut berkontribusi dalam kebaikan sosial melalui zakat.
Liputan khusus : Giat relawan/Imas M
Editor : Apep sae,












