Bandung, Teknojurnal.net —
Rumah Zakat kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan rutin bagi peserta Program Bantuan Kewirausahaan yang berlangsung di Aula Koperasi Konsumen Kasumba Insan Mandiri, Selasa (14/10). Kegiatan ini diikuti oleh lima peserta program (PP) dan didampingi oleh Relawan Inspirasi Rumah Zakat.
Pertemuan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus perencanaan lanjutan menuju kemandirian usaha menjelang berakhirnya masa intervensi program. Dalam suasana yang akrab dan produktif, para peserta diajak untuk merefleksikan capaian usaha selama tahun 2025 serta membahas berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan.
Dari lima peserta yang hadir, tiga di antaranya kini telah naik kelas menjadi muzakki, sebuah pencapaian yang menunjukkan keberhasilan program Rumah Zakat dalam mendorong transformasi dari penerima manfaat (mustahik) menjadi pemberi manfaat (muzakki).
> “Pendampingan ini bukan hanya tentang bantuan modal, tetapi juga tentang menumbuhkan semangat memberi. Ketika peserta sudah menjadi muzakki, artinya mereka telah berhasil tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara spiritual,” ujar Relawan Inspirasi Rumah Zakat yang turut hadir dalam pembinaan tersebut.
Dalam sesi diskusi terbuka, dua peserta lainnya berkesempatan berbagi pengalaman serta hambatan yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya. Dengan dukungan dan semangat kebersamaan, keduanya ditargetkan dapat menyusul menjadi muzakki pada akhir tahun 2025, seiring dengan peningkatan kapasitas usaha dan kesadaran berbagi yang terus ditumbuhkan melalui proses pembinaan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum untuk menyusun rencana keberlanjutan usaha setelah masa program berakhir. Para peserta diarahkan untuk merancang strategi pengembangan mandiri, memperkuat jaringan usaha, serta menjaga nilai kebermanfaatan sosial sebagai bagian dari visi kemandirian berkelanjutan yang diusung Rumah Zakat.
Liputan khusus : Giat Relawan/Imas M
Editor : Apep sae,












