Kab. Bandung, Teknojurnal.net – Pelaku usaha mikro kecil dari kalangan mustahik di Kecamatan Solokanjeruk kini memiliki harapan baru untuk mengembangkan usahanya. Melalui program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU), Kantor Urusan Agama (KUA) Solokanjeruk bersama Rumah Zakat menetapkan sejumlah pelaku usaha sebagai Penerima Manfaat (PM) setelah melewati serangkaian seleksi dan asesmen.
Tahap akhir berupa proses interview bagi Calon Penerima Manfaat (CPM) digelar pada Rabu, 7 Agustus 2025, di aula KUA Solokanjeruk. Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 15.30 WIB dan dihadiri oleh perwakilan KUA, tim dari Rumah Zakat, serta para CPM yang telah lolos seleksi awal.
Program PEU merupakan bentuk kolaborasi antara Rumah Zakat sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dengan Kementerian Agama (Kemenag) melalui unit KUA sebagai pelaksana program di tingkat kecamatan. Program ini menyasar pelaku usaha mikro kecil dari golongan mustahik yang membutuhkan dukungan dalam mengembangkan potensi ekonominya.
Dalam sesi interview, pihak KUA melakukan validasi akhir untuk memastikan kelayakan penerima. Setelah dinyatakan lolos, para CPM ditetapkan secara resmi sebagai Penerima Manfaat dan menandatangani dokumen hasil asesmen sebagai bentuk legalitas dan komitmen administrasi.
Penyuluh Agama KUA Solokanjeruk, Bapak Dahlan, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang dibangun antara Kemenag dan Rumah Zakat.
> “Kami menyambut baik kolaborasi antara KUA dan Rumah Zakat. Harapan kami, melalui program ini, para pelaku usaha kecil dapat berkembang menjadi lebih mandiri dan sejahtera secara ekonomi. Ini adalah bagian dari ikhtiar keagamaan yang berdampak sosial nyata,” ungkapnya.
Program PEU tidak hanya memberikan bantuan secara materiil, tetapi juga menyasar aspek kapasitas usaha, pendampingan, serta akses jaringan usaha yang lebih luas. Kolaborasi ini menjadi model pemberdayaan umat berbasis masjid dan lembaga keagamaan yang konkret dan terukur.
Dengan semangat kolaboratif, program ini diharapkan menjadi pintu masuk menuju penguatan ekonomi umat yang berkelanjutan, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan seperti Solokanjeruk dan sekitarnya.
Liputan khusus : Giat Relawan / Imas M
Editor : J. Roy












