Kab. Bandung, Teknojurnal.net — Rumah Zakat melalui jaringan Relawan Inspirasi wilayah Jawa Barat Satu menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada Kamis, 26 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Villa Kopi Inspiratif, Bojongsari, Kabupaten Bandung, dan dihadiri oleh puluhan relawan dari berbagai daerah di wilayah Jabar Satu.
Rakorda ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarrelawan serta menyusun strategi dan arah program pemberdayaan masyarakat untuk periode mendatang.
Dudu, Koordinator Wilayah Jabar Satu Rumah Zakat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakorda ini merupakan momentum penting untuk menyatukan semangat, menyelaraskan program, dan memperkuat kolaborasi antarrelawan di lapangan.
> “Rakorda ini bukan sekadar pertemuan tahunan, tetapi ajang memperkuat nilai-nilai inspirasi dan kebermanfaatan relawan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Safri Him, Deputy Head Capacity Building Rumah Zakat, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas relawan agar bisa menjadi agen perubahan yang efektif.
> “Kami percaya relawan adalah ujung tombak perubahan. Maka peningkatan kapasitas, komunikasi efektif, dan koordinasi yang baik akan memperbesar dampak program Rumah Zakat di masyarakat,” jelasnya.
Dalam sesi monitoring dan evaluasi (Monev), Dani Suhardi menyampaikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kedisiplinan pelaporan, dokumentasi kegiatan yang akuntabel, serta inovasi relawan dalam menjalankan aktivitas di daerah masing-masing.
> “Kami mendorong para relawan untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi lokal untuk masalah-masalah masyarakat. Ke depan, data dan dokumentasi harus semakin diperkuat agar setiap langkah kita terukur,” tegas Dani.
Rakorda ini juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi pengalaman antar relawan inspirasi. Rahmat Suhendar dari Kota Bandung dan Heri Surahmat dari Kabupaten Bandung turut menyampaikan testimoni dari berbagai kegiatan yang telah mereka jalankan.
> “Melalui forum ini, saya merasa semakin yakin bahwa kolaborasi dan inovasi lokal bisa menjadi kekuatan besar dalam memberdayakan masyarakat,” ujar Heri Surahmat yang juga aktif dalam pengembangan ekonomi komunitas melalui program UMKM binaan Rumah Zakat di Kabupaten Bandung.
Tak ketinggalan, Dindin, relawan dari wilayah kota tangulun ibun , juga turut memberikan pandangan.
> “Kami ingin terus bergerak, bukan hanya sebagai pelaksana program, tapi sebagai motor penggerak perubahan di desa. Rakorda ini memacu semangat kami untuk lebih solid dan adaptif di lapangan,” ungkap Dindin yang aktif mendampingi program ketahanan pangan keluarga di wilayahnya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi kelompok, penyusunan rencana kerja tahunan, serta motivasi bersama untuk terus menebar manfaat melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Liputan Khusus: GIAT RI / Apep Sae












